Tampilkan postingan dengan label forex. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label forex. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Mei 2013

Cara Mudah Menerapkan Analisa Teknikal 3 dan 4

Cara Mudah Menerapkan Analisa Teknikal 3 

Padatulisan yang lalu, Anda telah mengukur seberapa besar kekuatan trend harga. Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah menentukan level ideal bagi Anda untuk mengambil atau melikuidasi posisi yang telah ada.
Support dan Resistance
Level pertama yang perlu dikenali adalah support dan resistance. Kedua level dapat membantu Anda dalam mengambil posisi baru, menambah, mengurangi atau menutup posisi. Banyak kalangan setuju bahwa level terbaik untuk mengambil posisi beli adalah dengan memilih level terdekat support. Sedangkan level terbaik untuk menjual adalah yang terdekat dengan resistance.
Support adalah level di bawah harga saat ini, yang memiliki kekuatan beli cukup besar sehingga mampu menahan penurunan harga lebih lanjut.
Resistance adalah level di atas harga saat ini, yang memiliki kekuatan jual cukup besar sehingga mampu menahan kenaikan harga lebih lanjut.
Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menentukan level support dan resistance, antara lain melalui penggunaan Pivot, titik terendah dan tertinggi harga, trend line atau indikator-indikator teknikal yang tersedia. Dalam pembahasan kali ini, Anda akan melihat sekilas beberapa cara yang lazim digunakan.
1. Titik Harga Tertinggi dan Terendah
Melalui metode ini, Anda dapat menggunakan level support dan resistance untuk menentukan level-level transaksi Anda, seperti yang diilustrasikan pada gambar 1 di bawah ini:
Level support dan resistance yang pertama, asumsikan Anda tidak mengambil posisi baru, karena level tersebut digunakan untuk melikuidasi posisi yang sebelumnya.
  1. Ketika harga berlanjut turun pada support yang kedua 1.3070 dan kemudian harga naik membentuk resistance di level 1.3230. Setelah terbentuknya ke dua level tersebut, Asumsikan  Anda menempatkan posisi jual baru di level support dan stop di level resistance.
  2. Harga berlanjut turun dan membentuk support ke-tiga di level 1.2820, lalu naik membentuk level resistance baru di 1.2930.
  3. Harga berlanjut turun membentuk minor support dan minor resistance.                                                  
 2. Trend Line
Anda juga dapat menentukan level support dan resistance melalui penggunaan trend line dengan konsep aplikasi trend line yang sama dengan ulasan pada artikel pertama.
Sebagai contoh penggunaan, Anda dapat membuat trend line seperti gambar 2;
Garis support pertama terbentuk ketika harga berulang kali rebound pada saat menyentuh garis. Lalu berhasil melewatinya pada harga 1.3200 untuk kemudian membentuk resistance di level 1.3230, sejalan dengan garis support awal.

 

3. Indikator
Level support dan resistance dapat juga ditentukan melalui penggunaan indikator teknikal, seperti Bollinger Bands, Moving Average, Parabolic SAR dan indikator lainnya.
Pada penggunaan Bollinger Bands (sebagai contoh pembahasan), level-level resistance disediakan oleh garis atas atau upper band. Sedangkan penyediaan support diperoleh melalui garis bagian terbawah atau lower band (gambar 3).
Level-level dan area harga yang disediakan melalui indikator seperti ini umumnya bersifat fleksibel, terus bergerak sesuai dengan perkembangan harga. Misalnya jika harga terus turun, maka level resistance dan support juga ikut merendah. Sebaliknya jika harga terus menguat, maka level-level tersebut pun ikut naik.

 


Cara Mudah Menerapkan Analisa Teknikal 4 


Setelah memahami level support dan resistance, mari beranjak pada pembahasan level kunci selanjutnya. Yakni tentang bagaimana cara mengukur level-level koreksi dan target pergerakan harga secara praktis.
Penting bagi Anda untuk mengetahui peran kedua level ini karena: Pertama, sebagai sarana untuk mendapat gambaran umum tentang pergerakan harga. Ke-dua, untuk memudahkan Anda dalam memulai transaksi/ menempatkan posisi baru, jika Anda telah memperkirakan level koreksi sebelumnya. Kedua level sangat membantu penempatan posisi likuidasi. Ke-tiga, Anda dapat dengan mudah mengukur rasio resiko dan reward dari setiap transaksi yang akan berlangsung.
Koreksi
Harga cenderung bergerak ke arah yang sama selama periode tertentu, namun bukan berarti tanpa fluktuasi. Seringkali, harga turun di saat belum kembali melanjutkan pergerakan utamanya. Pergerakan melawan arah utama tersebut dinamakan ‘koreksi’.
Koreksi pasar tidak dapat bergerak 100 % (atau lebih) dari pergerakan utama yang mendahuluinya. Koreksi dapat berkisar antara 10 hingga 80%, tergantung pada kuat atau lemahnya trend yang terjadi.


 


Fibonacci Retracement
Alat atau indikator yang umum digunakan untuk mengukur koreksi pasar adalah Fibonacci Retracement. Indikator ini sudah terpasang pada platform Monex Trader Anda.
Dalam trend normal,  harga cenderung terkoreksi sebesar 50% dari harga awal. Meski demikian, Anda juga perlu mewaspadai level-level 33% atau 61.8% pada Fibonacci. Mengingat koreksi juga sering terjadi pada level ini, terutama saat trend sangat kuat atau lemah. Ketika Euro mengalami penurunan tajam, koreksi hanya mencapai persentase 38,2% dari pergerakan utamanya (lihat gambar 1).
Namun, saat trend sudah mulai melemah atau berada dalam fase matang, koreksi lazimnya mencapai 50% atau 61,8% level Fibonacci (lihat gambar 2). Melalui pengukuran level tersebut, Anda dapat menemukan level masuk posisi dengan lebih baik dan terukur. Level entry terbaik juga bisa didapat dengan menggabungkan penggunaan level koreksi Fibonacci dengan level support.


 

Target Harga
Anda dapat menerpakan analisa teknikal dengan menggunakan rasio-rasio Fibonacci atau pola harga. Perbedaan hanya pada tingkat kemudahannya saja.

 

Fibonacci Expansion
Fibonacci Expansion telah terpasang pada platform Monex Trader, sehingga Anda tidak perlu menghitungnya sendiri.
Setelah mengalami koreksi, biasanya harga cenderung kembali bergerak antara 100% atau 161.8% dari pergerakan awal sebelum koreksi. Euro bergerak mencapai 100% dari pergerakan sebelumnya pada periode Agustus 2009 – Februari 2010.
Dalam trend yang kuat, harga dapat mencapai angka 261.8% hingga 462.8% dari pergerakan tersebut.
Pada bulan April hingga Mei 2010, Euro bergerak sebesar 261.8% dari pergerakan awal yang terjadi pada bulan Maret 2010 (gambar 4).

 

Tentu saja, mungkin sekali terlihat level-level dimana harga bergerak kurang atau lebih dari level yang disediakan oleh Fibonacci. Anda juga dapat menggabungkan Fibonacci Expansion dengan level resistance yang sudah dibahas sebelumnya untuk memaksimalkan level likuidasi posisi Anda.

Dikutif dari : Iswardi Lingga / Edukator Senior

Cara Mudah Menerapkan Analisa Teknikal Bagian 1 dan 2

Cara Mudah Menerapkan Analisa Teknikal Bagian1

Sebelum mengambil keputusan trading, analisa fundamental dan strategi penggunaan modal mutlak diperlukan. Akan tetapi, terdapat salah satu metode yang tidak kalah penting untuk meraih profit optimal, yakni analisa teknikal. Besarnya peranan analisa teknikal tercermin dari banyaknya buku panduan berisi puluhan bab dan ratusan halaman yang membahas seluk beluk metode tersebut. Tak bisa dipungkiri bahwa materi tentang aspek teknis memiliki ruang lingkup terluas dalam dunia trading.
Meskipun demikian, bukan berarti analisa teknikal dipenuhi kerumitan dalam penerapannya. Kali ini akan membahas 5 langkah praktis dalam penggunaan analisa teknikal. Demi mempermudah  pemahaman, maka ulasan ini akan dibagi dalam beberapa edisi, agar Anda bisa menguasai analisa teknikal dengan baik sesuai urutan langkah sederhana.
1. Petakan Trend dan Ikuti
Bagian pertama dan terpenting dalam analisa teknikal adalah pengenalan terhadap trend yang sedang terjadi saat ini.  Trend terbagi dalam beberapa rentang waktu, yakni panjang, menengah dan pendek. Mulailah menganalisa grafik dengan periode relatif panjang, misalnya memakai time frame bulanan (monthly) dan mingguan (weekly). Luasnya data yang terlibat di sini, memungkinkan Anda melihat arah pergerakan harga secara menyeluruh,dengan pandangan yang jauh lebih panjang pula.Sebagaimana yang terlihat pada gmbar1.


 
Gambar 1. Grafik Euro Weekly

Satu grafik periode weekly dapat menampilkan pergerakan harga selama lebih dari 10 tahun. Gambar 1 menunjukkan pergerakan Euro sejak awal tahun 1992
Kemudian Anda dapat melanjutkan pengenalan trend pada grafik dengan periode lebih pendek, misalnya daily dan intraday. Grafik dengan periode ini akan menggambarkan pergerakan harga yang sifatnya sementara atau temporer. Oleh karena itu, analisa ini sebaiknya tidak dilakukan secara independen, harus dianggap sebagai lanjutan dari analisa grafik jangka panjang.

Gambar 2. Downtrend pada grafik Daily dan uptrend pada grafik Hourly

Pastikan trading Anda berjalan sesuai dengan arah trend. Jika pasar berada dalam uptrend, maka sebaiknya Anda memegang konsep ‘buy’, misalnya membeli pada saat koreksi. Sebaliknya, jika kondisi pasar downtrend, maka konsep yang ideal adalah ‘sell’, misalnya menjual pada saat terjadi rebound dalam downtrend. Biarkan grafik jangka panjang memberikan Anda gambaran trend harga dan gunakan grafik jangka pendek untuk membantu Anda mendapatkan timing yang baik.

Tips Mengenali Trend

a.   Gunakan garis
Gambarlah garis trend (trend line) antar titik puncak. Jika Anda dapat menghubungkan garis tertinggi pertama dengan kedua atau ketiga hingga membentuk pola garis menurun, maka Anda telah menemukan downtrend. Harga biasanya akan kembali ke area tersebut (pullback) sebelum melanjutkan trend. Demikian juga berlaku sebaliknya.


b.   Ikuti rata-rata
Ikuti kemana arah Moving Average. MA menyediakan data rata-rata pergerakan harga dalam periode tertentu. Anda tinggal plot indikator MA dengan periode antara 50 hingga 200, maka arah trend harga sudah terlihat.

 



Cara Mudah Menerapkan Analisa Teknikal Bagian 2

Pada tulisan terdahulu telah diulas kiat pengenalan trend dengan baik. Kini waktunya bagi Anda untuk mengukur kualitas trend yang sedang terjadi di pasar. Cara paling baik dan mudah untuk menerapkannya adalah dengan memakai indikator Average Directional Movement Index (ADX).
Indikator ADX tidak sulit untuk ditemukan karena cukup populer dan dimiliki oleh hampir seluruh platform trading pada umumnya. Anda juga dapat dengan mudah menemukan ADX pada indikator trend platform Monex Trader.
ADX adalah salah satu indikator teknikal yang dipopulerkan oleh J. Welles Wilder, bertujuan untuk mengevaluasi kekuatan trend yang terjadi.
Walaupun ADX merupakan bagian dari Oscillator yang bergerak antara angka 0 hingga 100, namun garis ADX yang berhasil mencapai level 60 jarang ditemukan.
Komponen ADX
ADX memiliki tiga garis yang akan terlihat ketika di-plot ke dalam grafik. Garis-garis tersebut merupakan;
  1. Positive Directional Indicator (+DI); garis yang mengukur kekuatan naiknya harga pada periode tertentu.
  2. Negative Directional Indicator (-DI); garis yang mengukur kekuatan turunnya harga pada periode tertentu.
  3. Average Directional Index (ADX); Inti dari ADX, berupa gabungan dari kedua garis (+DI dan -DI) yang di-filter dengan Moving Average untuk menghasilkan ukuran kekuatan trend.
Cara Membaca ADX
Level 20 dan 40 lazim ditetapkan sebagai tolok ukur dalam pembacaan ADX. Walaupun demikian, level tersebut dapat diubah sesuai dengan pilihan masing-masing pengguna.
Secara umum, proses menghasilkan tingkat kekuatan trend melalui indikator ini dapat di sederhanakan sebagai berikut:
  1. Garis ADX yang bergerak dari level 20 ke atas level 40 memberi indikasi lemahnya sideway dan mulai kuatnya trend yang sedang terjadi, baik itu uptrend maupun downtrend.
  2. Sebaliknya, Garis ADX yang bergerak dari level 40 ke bawah level 20 memberi indikasi dimulainya pelemahan trend dan berpeluang memasuki pergerakan sideway.
Garis positif dan negatif DI akan bergerak naik turun dan terkadang saling memotong satu sama lain sesuai dengan penguatan dan pelemahan trend.
Uptrend dikatakan kuat jika ADX bergerak naik ke atas 20, diikuti dengan kenaikan garis positif DI (+DI), dan disebut melemah ketika ADX turun ke bawah level 20 yang diikuti oleh turunnya garis +DI.
Downtrend dikatakan kuat jika ADX bergerak naik ke atas 20, diikuti dengan kenaikan garis negatif DI (-DI), dan disebut melemah ketika ADX turun ke bawah level 20 yang diikuti oleh turunnya garis –DI.

 
Pada grafik Euro daily November 2007, indikator ADX bergerak ke bawah area 40 bersamaan dengan lemahnya uptrend, dan memasuki fase konsolidasi atau sideway hingga Februari 2008. Setelah itu, uptrend mulai terlihat kuat kembali seiring dengan begeraknya ADX ke atas area 40. Kemudian pada April 2008 hingga awal Agustus ADX harga memasuki fase konsolidasi ke-dua yang juga diikuti oleh turunnya garis ADX ke bawah level 40. Reversal terjadi ketika harga bergerak downtrend dan diikuti oleh ADX yang menguat melewati area 40.
Pengukuran Kualitas Trend Euro Terakhir
Setelah memahami penggunaan indikator ADX, Anda bisa melihat kualitas trend yang terjadi pada pergerakan Euro saat ini (gambar 2).
Downtrend telah dimulai sejak November 2009. Pada saat itu, garis ADX mulai bergerak ke atas level 20 yang mengindikasikan dimulainya trend. Kenaikan ADX tersebut juga diikuti oleh naiknya garis merah (-DI) ke atas 20 yang mengkonfirmasikan bahwa trend yang dimulai adalah downtrend.
Downtrend tersebut semakin menguat ketika garis ADX telah mencapai level 40 dan mulai menunjukkan konsolidasi ketika ADX mulai melemah menuju ke bawah level 40. Bersamaan dengan itu, garis negatif DI telah berada di bawah level 20.

Gambar 2. Down trend yang kuat pada Euro periode daily

Pada akhir fase downtrend Mei 2010, ADX telah menunjukkan pelemahan dan indikasi reversal ketika melewati level di bawah 40.
Terakhir, ketika harga berhasil melewati trendline dan mencapai level MA 100 hari yang mengindikasikan uptrend dimulai, ADX telah menyatakan uptrend yang baru saja dimulai cukup kuat.
Demikian ulasan singkat tentang cara mengukur kualitas trend. Semoga bermanfaat bagi aplikasi trading Anda. Nantikan pembahasan analisa teknikal lain pada Futures Monthly edisi berikutnya.
Tips untuk Trader:
Naik dan turunnya garis ADX dapat dijadikan sebagai tanda untuk mulai menggunakan indikator yang berbeda sebagai penghasil sinyal transaksi.
  1. ADX Naik à Gunakan indikator trend seperti MA, PSAR, Bollinger Bands Line
  2. ADX Turun à Gunakan Oscillator, seperti RSI, Stochastic
Bersambung bagian 3 dan 4 silahkan di baca,penting!!!

Disalin dari: Iswardi Lingga/ Edukator Senior

Kamis, 02 Mei 2013

Trading Otomatis atau Auto Trade

Strategi/sistem trading forex

Sejak trading forex online populer, maka perkembangan model dan cara trading juga terus meningkat. Dari yang manual, dalam arti kita secara langsung melakukan trading sendiri. Sampai sekarang ini yg mulai populer adalah dengan menggunakan Robot trading. Dan yang memiliki kemudahan dan cara kerja yg serupa dengan Robot trading adalah dengan model Auto Pilot.
Baiklah, mari kita pelajari satu-persatu:

1.Trading secara manual

Model trading ini adalah yg umum dan lama digunakan oleh para trader. Dimana individu trader yang bersangkutan melakukan trading secara human. Dia sendiri yg buka, close, ataupun memonitor.
Dari masing-masing model ini tentunya mempunya kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Keuntungan trading manual:
- Keluwesan dalam merobah irama trading, karena bagaimanapun juga cara manusia/otak berpikir lebih responsif dibandingkan dengan robot.
- Dari segi biaya pasti lebih murah, karena tidak perlu menggunakan fasilitas/provider lain.
- Lebih cepat untuk merealisasikan suatu sistem trading.

Kerugian trading manual:
- Akan menyita waktu lebih banyak, karena mau tidak mau Anda harus memonitor(terus) pergerakan harga dan status transaksi open Anda.
- Anda harus terus mengembangkan knowledge dan ketrampilan trading Anda, terutama dalam analisa agar menjadi trader yg mumpuni.
- Kelemahan dari sisi human, dimana terkadang sistem trading yg telah direncanakan dilanggar aturannya karena dinamika emosi dan psikologi trader yg terpengaruh oleh berita-berita dan situasi.


2. Trading otomatis Dengan Robot Trading

Model trading ini lebih jarang penggunanya. Disebut Robot trading, karena model ini dapat beroperasi seperti Robot. Dengan menggunakan Robot Trading software/aplikasi dapat melakukan open sendiri, close sendiri, memberikan alert2 ke kita(email,suara,dsb). Seperti sekarang ini yg populer dalam model ini adalah platform trading Metatrader dimana robot tradingnya sering disebut dengan Expert Advisor(EA). Metatrader sendiri adalah aplikasi dasar yg disediakan oleh broker-broker forex untuk kita dapat melakukan trading forex. Nah, apabila Anda mau bersusah-susah lebih, Anda diberi fasilitas(bahasa pemrograman) dimana Anda bisa membuat/menambah Robot Trading yg Anda ciptakan menurus logis/sistem trading Anda.

Ada hal penting disini yg harus Anda pahami dan jangan sampai terbalik-balik. Bahwa Robot trading dibuat berdasarkan suatu sistem trading. Apabila sistem trading yg dijadikan landasan belum pasti stabil, teruji, dan profitable, maka membuat Robot Trading adalah sesuatu yg percuma saja.
Jadi jika sekarang ini Anda telah memiliki sistem yg teruji, bolehlah jika Anda berpikir untuk membuatnya menjadi robot(EA), tentunya dengan tujuan agar waktu luang Anda semakin banyak dan tidak setiap saat terus di depan monitor.

Persyaratan Untuk membuat sebuat Robot Trading:

1. Harus telah memiliki sistem trading yg teruji, stabil, dan profitable.
2. Untuk awal harus mempelajari bahasa pemrograman robot dari aplikasi yg kita gunakan. Seperti contoh apabila Anda menggunakan metatrader, maka yg harus dipelajari adalah MQL(Meta Query Langguage) yg merupakan bahasa koding Metatrader.
3. Bagi Anda yg sebelumnya memiliki dasar pengetahuan dan pengalaman sebagai programmer aplikasi komputer, akan lebih mudah dalam pembelajarannya. Karena MQL ini juga menggunakan struktur bahasa pemrograman seperti pada umumnya.
4. Mungkin bagi Anda yg menemukan aplikasi trading selain Metatrader, mereka akan memiliki sistem pembuatan Robot yg berbeda-beda.

Proses pembuatan robot ini bisa jadi kompleks dan lama. Karena nantinya Robot ini diharapkan mampu menerapkan apa yg menjadi sistem trading Anda(analisa, keputusan, nalar, logis) ke dalam aplikasi otomatis. Plus, Anda harus benar-benar mengerti pemrograman agar didapat robot yg semakin sempurna.
Yang mungkin menarik sekarang adalah, Ada EA/Robot trading yang sudah jadi. Dan ini diperjual belikan. Coba Anda bisa googling dan cari 'robot trading' atau 'EA metatrader'. Anda akan menemukan banyak sekali disitu. Ada yg harganya sampai jutaan dan bahkan ada yg gratis(misal di forum2 forex).

>> Materi pelengkap : Robot Trading EA(Expert Advisor)


2. Trading Otomatis dengan Auto Pilot/Peer 2 Peer

Model trading ini berdasarkan fungsinya dapat dimasukkan ke jenis trading otomatis pula. Cuman jika menggunakan EA/robot maka faktor scripting lebih dominan.
Dalam model Auto Pilot/Peer 2 Peer ini semua jadi lebih mudah, karena signal/sistem trading sudah ada dan kita tinggal menentukan saja mana yang ingin kita terapkan atau ikuti. Beberapa broker yang memberikan fasilitas ini adalah:
- Alpari: di Alpari kita bisa mengikuti trading dari trader profesional(PAMM), atau dari koleksi sistem trading(Systematic), atau integrasi ke penyedia sinyal trading(ZuluTrade).
- AVAFx: Koleksi sistem perdagangan(Ava Auto Trader), atau integrasi ke penyedia sinyal trading(ZuluTrade).
- Zulutrade : Zulutrade sebagai penyedia signal trading bekerja sama dengan beberapa broker dimana sistem nantinya terkoneksi membentuk suatu sistem trading otomatis.

Jadi dalam trading otomatis model ini biasanya terdapat 3 faktor utama:
1.Broker
2.Trader(Anda)
3.Signal Provider(Trader lain, Sistem,dsb)

Trading Otomatis ini memiliki beberapa kelebihan:

1. Tidak terlalu menyita waktu. Anda cukup meluangkan sedikit waktu misal secara mingguan untuk mencari dan menganalisa suatu sistem trading, trader profesional mana yg bagus menurut Anda dan yg akan Anda terapkan dalam trading otomatis Anda.
2. Tidak memerlukan knowledge analisa forex(technical & fundamental), karena yg Anda analisa adalah performa dari sistem/trader/individu. Namun demikian knowledge umum tentang forex dan analisa tetaplah penting. Sebaiknya Anda tetap mendalami knowledge ini di waktu luang Anda.

Sedangkan kekurangan dari trading model ini adalah:
1. Kurang luwes, kita tidak bisa memutuskan kapan kita akan open transaksi. Jadi tinggal mengikuti saja. Namun ada beberapa sistem seperti di zulutrade kita bisa memutuskan untuk men stop/close transaksi jika kita tidak cocok dengan trading yg lagi jalan. Selain itu bisa pula memutuskan untuk stop/hold terhadap provider yg kita ikuti sekarang.
2. Biaya per trading yg lebih mahal, dikarenakan adanya komisi/bagian yg harus kita bayar terhadap sinyal provider/sistem.

 

Menentukan waktu trading forex.

Menentukan waktu dan jam yg tepat untuk trading forex.


Pasar perdagangan forex buka 24 jam sehari dan 5 hari dalam seminggu. Ini adalah periode waktu yang lama sekali. Boleh dibilang pasar yg buka terus tanpa ada istirahat atau tidur. Bagi para trader, tentunya ini sangat menyenangkan sekali. Karena mereka berpeluang melipat gandakan keuntungan kapanpun juga.


Namun demikian seperti pada umumnya pasar biasa, tidak setiap saat selalu ramai. Ada hari dimana pasar penuh sesak dengan pengunjung. Dan ada waktu dan jam dimana pasar kosong walaupun pasar tetap buka. Ada bulan-bulan tertentu dimana pengunjung pasar benar-benar melebihi kapasitas(menjelang hari raya contohnya).

Jadi wawasan akan waktu dan jam dalam trading forex, juga teramat penting. Anda bisa menyesuaikan karakter strategi perdagangan Anda dengan karakter waktu trading forex pada umumnya. Supaya diperoleh hasil yg maksimal dari setiap perdagangan Anda.

Waktu Pasar (Market Hours)

Pertama-tama kita harus mengetahui bahwa dalam trading forex waktu pasar ini dibagi menjadi beberapa sesi perdaganan besar/utama, yaitu: Sesi Sydney(Australia), Sesi Tokyo(Asia), Sesi London(Eropa), Sesi NewYork(Amerika). Seperti kita ketahui ada perbedaan waktu yg cukup panjang antara Australia dan Amerika(+16 jam). Inilah yg membuat pasar trading forex tidak pernah tidur. Saat satu pasar tutup, pasar lain sedang buka, demikian seterusnya.
Untuk lebih jelasnya mari kita lihat waktu dan jam kapan masing-masing pasar buka/tutup.


Sesi/Pasar Jakarta GMT+7 EST GMT
Sydney Buka
Sydney Tutup
04.00 Pagi
12.00 Siang
5:00 PM
2:00 AM
10:00 PM
7:00 AM
Tokyo Open
Tokyo Close
06.00 Pagi
02.00 Siang
7:00 PM
4:00 AM
12:00 AM
9:00 AM
London Open
London Close
02.00 Siang
10.00 Malam
3:00 AM
12:00 PM
8:00 AM
5:00 PM
New York Open
New York Close
07.00 Malam
03.00 Pagi
8:00 AM
5:00 PM
12:00 PM
10:00 PM


Atau Lihat Gambar dibawah:
Jam pasar forex dalam waktu Jakarta/Indonesia - GMT 7


Terlihat dari gambar diatas bahwa jam tutup dan buka saling menyambung, beberapa ada yg overlaping. Seperti saat jam 19.00 s/d 22.00(Pasar eropa & Amerika), juga saat jam 06.00 s/d 12.00(Pasar Australia & Asia). Secara alami saat dua pasar sedang buka maka volume transaksi perdaganan otomatis lebih besar serta pergerakan harga menjadi lebih dinamis, terutama saat Pasar eropa & Amerika.

Selanjutnya mari kita lihat bagaimana perbandingan pergerakan pips, pada masing-masing pasar.

Tabel selisih pergerakan harga(PIPS) pair forex

Pair Sesi Tokyo/Asia Sesi London/Eropa Sesi NewYork/Amerika
EUR/USD 76 114 92
GBP/USD 92 127 99
USD/JPY 51 66 59
AUD/USD 77 83 81
NZD/USD 62 72 70
USD/CAD 57 96 96
USD/CHF 67 102 83
EUR/JPY 102 129 107
GBP/JPY 118 151 132
AUD/JPY 98 107 103
EUR/GBP 78 61 47
EUR/CHF 79 109 84

Pasar Tokyo

Atau bisa disebut pula pasar Asia, mengingat Tokyo adalah pusat perdangan di Asia, mengambil porsi perdagangan sekitar 21% dari total transaksi pada hari tersebut. Dengan Yen menjadi mata uang favorit.



Beberapa ciri/karakteristik dari sesi pasar Tokyo adalah:
* Selain dari Jepang, negara-negara dengan kekuatan ekonomi kedua(Hongkong, Singapore, Australia, Seoul) juga aktif melakukan transaksi. Bersama China, Jepang adalah negara eksportir sehingga selain Bank Sentral Jepang, China, para pengusaha komersial(Ekspor/Impor) juga turut pula aktif memperdagangkan.
* Pada saat-saat tertentu likuiditas bisa menjadi sangat kecil, terlihat pada pergerakan harga yang sangat kecil(tak berubah dalam waktu yg relatif lama). Pergerakan harga yg kecil ini memungkinkan terbentuk level breakout dari tren sebelumnya yg terjadi di pasar Amerika, sehingga muncul fase konsolidasi dari suatu pair.
* Sebagian besar pergerakan terjadi saat awal-awal perdagangan, dimana pada saat-saat itu berita ekonomi fundamental dirilis atau keluar.
* Pasar tokyo sedikit banyak juga akan berimbas kepada pasar-pasar yg buka selanjutnya, Karena trader di Eropa dan Amerika akan melihat apa yg terjadi sebelumnya melalui pasar Tokyo.
* Pair yg mungkin menarik untuk Anda perdagangkan pada sesi Asia ini adalah, JPY dan AUD. Mengingat China juga telah tumbuh menjadi kekuatan ekonomi baru, saat mereka merilis berita-berita penting kedua Pair tersebut juga akan terpengaruh.


Pasar London/Eropa

Pasar Eropa mengambil porsi terbesar yaitu hampir sekitar 36% dari total perdagangan. Pasar eropa adalah saat paling ramai, dimana ribuan pengusaha-pengusaha kakap kelas dunia melakukan transaksi perdagangan forex.

Beberapa ciri/karakteristik dari sesi pasar Tokyo/Asia adalah:

* Karena sesi London memiliki waktu yang overlaping dengan pasar lainnya maka sesi ini menjadi sangat ramai. Hal ini mengakibatkan pada likuiditas menjadi sangat tinggi dan spreads pips menjadi lebih kecil.
* Range pergerakan harga menjadi sangat tinggi(Volatile).
* Tren yg terjadi mayoritas akan terus berlanjut hingga sesi awal pada perdangan pasar NewYork.
* Saat siang hari volatilitas akan menurun seiring jam siang untuk makan serta menunggu sesi Amerika buka.
* Beberapa berita penting di zona Euro juga akan sangat mempengaruhi pergerakan harga.
* Pada saat sesi Eropa ini semua pair menjadi sangat menarik untuk diperdagangkan, karena ramainya perdangan. Namun yg terketat tetap pada major pair yaitu EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, dan USD/CHF. Beberapa pair silang seperti EUR/JPY dan GBP/JPY juga dapat dilirik karena bergerak cukup stabil, banyak trader menyukai pasangan pair silang ini.


Pasar NewYork/Amerika

Pasar NewYork mengambil porsi sekitar 19% dari total perdagangan. NewYork adalah pusat perdagangan dan bisnis di Amerika, kota ini juga dijuluki 'City that never sleep' artinya kota yang tidak pernah tidur.

Dan yang seperti kita ketahui bahwa USD adalah mata uang dunia, hampir 90% perdagangan akan selalu melibatkan dollar didalamnya.

Beberapa ciri/karakteristik dari sesi pasar NewYork adalah:

* Likuiditas yang tinggi selama pagi hari(awal perdagangan), karena overlaping dengan sesi Eropa.
* Saat berita-berita ekonomi penting US dirilis akan memiliki kekuatan yang sangat besar untuk menggerakkan harga di pasar.Ingat 90% perdangangan melibatkan dollar.
* Setelah pasar Eropa tutup, maka likuiditas dan volatilitas juga cenderung menurun(saat sesi siang Amerika).
* Pada hari jumat waktu Amerika, perdangan akan menurun drastis, karena trader-trader Asia dan Eropa sudah berhenti untuk beraktivitas, mereka bersiap untuk liburan akhir minggu.
* Beberapa pembalikan arah tren juga mungkin sering terjadi pada periode waktu setelah sesi siang Amerika. Beberapa trader tidak mau membiarkan posisi terbuka untuk menghindari hal-hal atau berita yg mungkin terjadi di akhir pekan.
* Seperti pada pasar Eropa, semua pasangan pair sangat menarik dimainkan pada sesi Amerika, hanya Anda harus ekstra memberi perhatian lebih kepada saat dimana berita penting akan dan sedang dirilis, Dollar akan bergerak secara liar dan bahkan melompat-lompat.

Diatas Anda telah mempelajari karakter umum dari masing pasar, mari kita lanjutkan sedikit dengan mengetahui karakteristik dari pair pada hari-hari tertentu. Sehingga nantinya Anda memiliki gambaran yg utuh dan Anda bisa menentukan kapan, jam, waktu dan hari yg paling cocok dengan Anda.

Mari kita lihat Tabel pergerakan harga pips menurut hari. Pair Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday
Pair Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu(Pagi)
EUR/USD 69 109 142 136 145 144
GBP/USD 73 149 172 152 169 179
USD/JPY 41 65 82 91 124 98
AUD/USD 58 84 114 99 115 111
NZD/USD 28 81 98 87 100 96
USD/CAD 43 93 112 106 120 125
USD/CHF 55 84 119 107 104 116
EUR/JPY 19 133 178 159 223 192
GBP/JPY 100 169 213 179 270 232
EUR/GBP 35 74 81 79 75 91
EUR/CHF 35 55 55 64 87 76

Terlihat bahwa Rabu, Kamis, Jumat, adalah waktu dimana pasar paling ramai dan sibuk.

Jadi...
Kapan waktu dan jam terbaik untuk forex trading:
* Sesi Eropa adalah waktu paling sibuk dan ramai.
* Saat overlaping memberikan volatilitas dan likuiditas tinggi, ini adalah kesempatan Anda untuk segera meraih gain/keuntungan dalam waktu yang singkat.
* Pada pertengahan minggu(Rabu, Kamis, Jumat) dimana pergerakan harga pips sedang pada nilai tertinggi.

Kapan waktu dan jam yang tidak cocok untuk forex trading:
* Bagi Anda dengan tipe agresif. Pasar Asia menjadi kurang mengasikkan karena volatilitas dan likuiditas yang rendah.
* Pada hari sabtu, dimana pasar akan segera tutup(setelah sesi siang pasar Amerika)
* Saat-saat dimana terjadi even penting dunia(piala dunia sepak bola, dsb) bisa membuat pasar menjadi sepi, karena perhatian trader beralih.
* Saat jam tidur Anda, pertimbangkan hal ini agar Anda tidak dibutakan dengan terus menerus trading.

Materi tambahan, sekiranya diperlukan:
Tabel porsi perdagangan dari masing-masing pasar menurut negara dibawah:
Pasar Negara/Kota Porsi
EROPA(36%) UK/London 31 %
Jerman 5%
AMERIKA(19%) US/NewYork 19%
ASIA(21%) Tokyo 8%
Singapura 5%
Hongkong 4%
Australia 3%
Lainnya(25%) Negara Lainnya 25%


Waktu Untuk Trading:
Dimulai saat Senin dini hari waktu di belahan NZ/AU sampai dengan Sabtu dini hari di belahan waktu US(new york). Dan tutup total di hari Minggu.

Waktu pembukaan dan penutupan pasar di beberapa pusat perdagangan :
Time Zone           New York       GMT           GMT+7 Jakarta(IND)     Indonesia
Tokyo Open           7:00 pm           0:00              07:00                                 07.00 wib
Tokyo Close           4:00 am           9:00              16:00                                 16.00 wib
London Open         3:00 am           8:00              15:00                                 13.00 wib
London Close       12:00 pm         17:00              24:00                                 22.00 wib
New York Open     8:00 am         13:00              20:00                                 20.30 wib
New York Close     5:00 pm         22:00             05:00 (esoknya)                 10.30 wib.
New zealand & Australia jam                                                          05.00 – 14.00 wib

Dengan mengetahui jam perdagangan ini kita menjadi tahu bahwa untuk meraih banyak profit kita harus mentransaksikan mata uang dari suatu negara yang pusat perdagangannya sedangg aktif. Artinya jika mau mentransaksikan AUD maka waktunya adalah pagi hari , JPY di siang hari , EUR dan GBP di sore hari dan USD di malam hari .


AGEA Liverates,market timeline and event calender

Jadwal keuangan hari ini